A Piece About Condoms and Lubricants
January 30, 2009, 1:01 am
Filed under: Uncategorized

sex1Seks kini bukan lagi hal yang tabu untuk diperbincangkan. Telah banyak inovasi yang dikembangkan untuk menunjang kehidupan seksual. Sebut saja alat bantu seks yang berkembang sekarang ini, baik yang berfungsi untuk meningkatkan kepuasan, mencegah terjadinya kehamilan, maupun mencegah terjadinya penularan penyakit seksual. Pada edisi kali ini, Kama Guide akan membahas tentang alat bantu seks yang sangat populer dan paling sering digunakan, yaitu kondom dan lubrikan.

Sarung “Senjata”

Dengan mengetahui dengan benar tips-tips memperkenalkan diri dengan baik, Anda pastinya dapat lebih sukses dalam bergaul, karena Anda dapat meninggalkan kesan yang positif bagi orang yang Anda ajak berkenalan.

Dari mana sebenarnya istilah ‘kondom’ itu? Ternyata, istilah ini diambil dari nama dokter pribadi Raja Charles II yaitu “Condom”. Dokter inilah yang menganjurkan penggunaan kondom untuk mencegah terjadinya kehamilan pada kekasih-kekasih Sang Raja.

Sebenarnya, kondom telah digunakan oleh pria sejak 1000 tahun sebelum masehi. Bahan pertama yang digunakan sebagai kondom adalah kain linen. Pada awalnya, kondom digunakan untuk mencegah penularan penyakit siphilis yang banyak menjangkit pada masa itu. Baru pada tahun 1500-an, kondom mulai digunakan untuk mencegah kehamilan dengan cara mencelupkan kain linen sebagai bahan dasar kondom ke dalam senyawa kimia yang dapat membunuh sperma. Pada tahun 1900-an, kondom mulai dibuat dengan menggunakan bahan lateks yang tipis dengan berbagai macam modifikasi sehingga mulai menjadi populer di kalangan penikmat seks.

Kondom memiliki 3 bagian utama, yaitu bagian ujung tertutup yang berfungsi sebagai tempat penampung sperma, bagian cincin karet yang keras untuk mencegah kondom lepas pada saat digunakan, dan bagian terakhir tapi yang terpenting adalah sarung untuk membungkus ‘senjata’ Anda.

Ragam Kondom

Sejalan dengan perkembangan inovasi produsen kondom, saat ini dapat ditemukan berbagai jenis kondom dan modifikasinya, namun secara umum, kondom dapat diklasifikasikan dalam 4 jenis, yaitu:

Latex Condoms
Latex condoms terbuat dari karet dan merupakan jenis kondom yang paling banyak ditemukan di pasar. Berdasarkan penelitian, kondom lateks merupakan yang paling efektif di dalam mencegah terjadinya kehamilan dan penularan penyakit seksual. Namun, sekitar 1-6 % orang menyatakan alergi terhadap kondom lateks.

Polyurethane Condoms

Polyurethane condoms terbuat dari plastik sehingga banyak digunakan oleh orang yang alergi terhadap kondom lateks. Kondom jenis ini lebih tipis dan tidak mudah berkerut namun lebih mudah lepas dan rusak.

Natural skin condoms

Natural skin condoms terbuat dari kulit domba sehingga bersifat alami. Kondom jenis ini dapat mencegah terjadinya kehamilan, namun tidak dapat mencegah penularan penyakit seksual. Selain itu, harganya pun relatif mahal

Novelty Condoms

Novelty condoms merupakan kondom modifikasi yang biasanya digunakan untuk meningkatkan kepuasaan saat bercinta. Kondom jenis ini biasanya tidak efektif di dalam mencegah terjadinya kehamilan dan penularan penyakit seksual. Ada banyak macam novelty condoms, di antaranya:

1.
Kondom ultra tipis
Kondom ini terbuat dari bahan lateks yang tipis. Banyak pria yang menolak menggunakan kondom karena akan mengurangi sensitivitas pada saat bercinta. Jika Anda termasuk salah satunya, cobalah gunakan kondom jenis ini.
2.

Kondom berkantong

Kondom ini memiliki kantong tambahan pada bagian sisi atau ujungnya sehingga lebih longgar pada area berkumpulnya ujung-ujung syaraf penis. Ini akan memperkuat gesekan dan meningkatkan sensitivitas Anda. Hasilnya… tentu lebih memuaskan.

3.

Kondom bertekstur

Kondom jenis ini memiliki tekstur bergelombang sehingga dapat merangsang ujung-ujung syaraf pada dinding vagina dan meningkatkan kepuasan si dia. Dijamin pasangan Anda akan semakin sering mengajak Anda bercinta.

4.

Kondom aneka warna dan rasa

akah Anda sering melihat iklan kondom rasa pisang ataupun strawberry? Kondom jenis ini memang memiliki berbagai macam warna dan rasa. Tujuannya untuk membantu Anda menghilangkan ketegangan dan memberikan pengalaman yang berbeda saat bercinta.
5.

Kondom glow in the dark

Kondom ini akan membuat acara bercinta Anda semakin bervariasi. Menyala di tengah kegelapan saat Anda bercinta, tentu menambah acara Anda semakin seru.
6.

Kondom dengan cincin vibrator

Kondom ini dilengkapi dengan cincin yang dapat bergetar (terpisah). Cincin ini dipasang pada bagian pangkal penis atau sekitar testikel serta bermanfaat untuk memperlancar aliran darah ke penis. Ditambah lagi dengan getarannya yang pastinya membuat Anda semakin melayang

Perlu Pelicin?

Sama seperti kondom, penggunaan lubrikan juga sudah dikenal sejak zaman dahulu tepatnya sejak zaman Romawi kuno. Lubrikan yang digunakan pada masa itu adalah minyak zaitun dan minyak-minyak lainnya. Lubrikan sendiri baru dijual secara umum untuk keperluan seksual pada tahun 1980.

Wanita memang akan menghasilkan lubrikan alami apabila terangsang, namun seringkali lubrikan alami tersebut tidak mencukupi selama hubungan seks dilakukan. Ini dapat menyebabkan timbulnya rasa sakit pada saat bercinta, luka pada alat kelamin, infeksi kantung kemih, dan infeksi alat kelamin. Wah, kalau begitu pasti pasangan Anda menolak diajak bercinta. Gawat bukan ?! Nah, disinilah peran penting dari lubrikan.
Latex Condoms
Latex condoms terbuat dari karet dan merupakan jenis kondom yang paling banyak ditemukan di pasar. Berdasarkan penelitian, kondom lateks merupakan yang paling efektif di dalam mencegah terjadinya kehamilan dan penularan penyakit seksual. Namun, sekitar 1-6 % orang menyatakan alergi terhadap kondom lateks.

Polyurethane Condoms

Polyurethane condoms terbuat dari plastik sehingga banyak digunakan oleh orang yang alergi terhadap kondom lateks. Kondom jenis ini lebih tipis dan tidak mudah berkerut namun lebih mudah lepas dan rusak.

Natural skin condoms

Natural skin condoms terbuat dari kulit domba sehingga bersifat alami. Kondom jenis ini dapat mencegah terjadinya kehamilan, namun tidak dapat mencegah penularan penyakit seksual. Selain itu, harganya pun relatif mahal

Novelty Condoms

Novelty condoms merupakan kondom modifikasi yang biasanya digunakan untuk meningkatkan kepuasaan saat bercinta. Kondom jenis ini biasanya tidak efektif di dalam mencegah terjadinya kehamilan dan penularan penyakit seksual. Ada banyak macam novelty condoms, di antaranya:

1.
Kondom ultra tipis
Kondom ini terbuat dari bahan lateks yang tipis. Banyak pria yang menolak menggunakan kondom karena akan mengurangi sensitivitas pada saat bercinta. Jika Anda termasuk salah satunya, cobalah gunakan kondom jenis ini.
2.

Kondom berkantong

Kondom ini memiliki kantong tambahan pada bagian sisi atau ujungnya sehingga lebih longgar pada area berkumpulnya ujung-ujung syaraf penis. Ini akan memperkuat gesekan dan meningkatkan sensitivitas Anda. Hasilnya… tentu lebih memuaskan.

3.

Kondom bertekstur

Kondom jenis ini memiliki tekstur bergelombang sehingga dapat merangsang ujung-ujung syaraf pada dinding vagina dan meningkatkan kepuasan si dia. Dijamin pasangan Anda akan semakin sering mengajak Anda bercinta.

4.

Kondom aneka warna dan rasa

akah Anda sering melihat iklan kondom rasa pisang ataupun strawberry? Kondom jenis ini memang memiliki berbagai macam warna dan rasa. Tujuannya untuk membantu Anda menghilangkan ketegangan dan memberikan pengalaman yang berbeda saat bercinta.
5.

Kondom glow in the dark

Kondom ini akan membuat acara bercinta Anda semakin bervariasi. Menyala di tengah kegelapan saat Anda bercinta, tentu menambah acara Anda semakin seru.
6.

Kondom dengan cincin vibrator

Kondom ini dilengkapi dengan cincin yang dapat bergetar (terpisah). Cincin ini dipasang pada bagian pangkal penis atau sekitar testikel serta bermanfaat untuk memperlancar aliran darah ke penis. Ditambah lagi dengan getarannya yang pastinya membuat Anda semakin melayang

Perlu Pelicin?

Sama seperti kondom, penggunaan lubrikan juga sudah dikenal sejak zaman dahulu tepatnya sejak zaman Romawi kuno. Lubrikan yang digunakan pada masa itu adalah minyak zaitun dan minyak-minyak lainnya. Lubrikan sendiri baru dijual secara umum untuk keperluan seksual pada tahun 1980.

Wanita memang akan menghasilkan lubrikan alami apabila terangsang, namun seringkali lubrikan alami tersebut tidak mencukupi selama hubungan seks dilakukan. Ini dapat menyebabkan timbulnya rasa sakit pada saat bercinta, luka pada alat kelamin, infeksi kantung kemih, dan infeksi alat kelamin. Wah, kalau begitu pasti pasangan Anda menolak diajak bercinta. Gawat bukan ?! Nah, disinilah peran penting dari lubrikan.
Ragam Kondom
Selanjutnya, memilih jenis lubrikan apa yang paling tepat digunakan. Ada beberapa jenis lubrikan yang dapat Anda pilih, yaitu:
Latex Condoms
Latex condoms terbuat dari karet dan merupakan jenis kondom yang paling banyak ditemukan di pasar. Berdasarkan penelitian, kondom lateks merupakan yang paling efektif di dalam mencegah terjadinya kehamilan dan penularan penyakit seksual. Namun, sekitar 1-6 % orang menyatakan alergi terhadap kondom lateks.

Polyurethane Condoms

Polyurethane condoms terbuat dari plastik sehingga banyak digunakan oleh orang yang alergi terhadap kondom lateks. Kondom jenis ini lebih tipis dan tidak mudah berkerut namun lebih mudah lepas dan rusak.

Natural skin condoms

Natural skin condoms terbuat dari kulit domba sehingga bersifat alami. Kondom jenis ini dapat mencegah terjadinya kehamilan, namun tidak dapat mencegah penularan penyakit seksual. Selain itu, harganya pun relatif mahal

Novelty Condoms

Novelty condoms merupakan kondom modifikasi yang biasanya digunakan untuk meningkatkan kepuasaan saat bercinta. Kondom jenis ini biasanya tidak efektif di dalam mencegah terjadinya kehamilan dan penularan penyakit seksual. Ada banyak macam novelty condoms, di antaranya:

1.
Kondom ultra tipis
Kondom ini terbuat dari bahan lateks yang tipis. Banyak pria yang menolak menggunakan kondom karena akan mengurangi sensitivitas pada saat bercinta. Jika Anda termasuk salah satunya, cobalah gunakan kondom jenis ini.
2.

Kondom berkantong

Kondom ini memiliki kantong tambahan pada bagian sisi atau ujungnya sehingga lebih longgar pada area berkumpulnya ujung-ujung syaraf penis. Ini akan memperkuat gesekan dan meningkatkan sensitivitas Anda. Hasilnya… tentu lebih memuaskan.

3.

Kondom bertekstur

Kondom jenis ini memiliki tekstur bergelombang sehingga dapat merangsang ujung-ujung syaraf pada dinding vagina dan meningkatkan kepuasan si dia. Dijamin pasangan Anda akan semakin sering mengajak Anda bercinta.

4.

Kondom aneka warna dan rasa

akah Anda sering melihat iklan kondom rasa pisang ataupun strawberry? Kondom jenis ini memang memiliki berbagai macam warna dan rasa. Tujuannya untuk membantu Anda menghilangkan ketegangan dan memberikan pengalaman yang berbeda saat bercinta.
5.

Kondom glow in the dark

Kondom ini akan membuat acara bercinta Anda semakin bervariasi. Menyala di tengah kegelapan saat Anda bercinta, tentu menambah acara Anda semakin seru.
6.

Kondom dengan cincin vibrator

Kondom ini dilengkapi dengan cincin yang dapat bergetar (terpisah). Cincin ini dipasang pada bagian pangkal penis atau sekitar testikel serta bermanfaat untuk memperlancar aliran darah ke penis. Ditambah lagi dengan getarannya yang pastinya membuat Anda semakin melayang

Perlu Pelicin?

Sama seperti kondom, penggunaan lubrikan juga sudah dikenal sejak zaman dahulu tepatnya sejak zaman Romawi kuno. Lubrikan yang digunakan pada masa itu adalah minyak zaitun dan minyak-minyak lainnya. Lubrikan sendiri baru dijual secara umum untuk keperluan seksual pada tahun 1980.

1.

Water-Based Lubricant

Water based lubricant merupakan lubrikan berbahan dasar air dan gliserin. Lubrikan jenis ini cocok digunakan bersamaan dengan kondom untuk membuat kondom lebih licin sehingga lebih nyaman digunakan saat berhubungan seks. Tapi, lubrikan jenis ini cepat mengering.

2.
Silicon-Based Lubricant
Silicon based lubricant merupakan lubrikan berbahan dasar silikon cair. Lubrikan jenis ini juga sesuai digunakan bersamaan dengan kondom, bersifat efektif lebih lama, serta mudah dibersihkan dengan menggunakan air dan sabun.
3.

Oil-Based Lubricant

Oil based lubricant merupakan lubrikan berbahan dasar minyak, seperti vaselin, lotion, dan baby oil. Lubrikan jenis ini dapat membantu menghaluskan kulit, namun tidak dapat digunakan bersamaan dengan kondom karena dapat merusak kondom.

4.

Flavoured Lubricant

Flavoured lubricant merupakan jenis modifikasi dari water based lubricant yang ditambahkan dengan rasa-rasa yang unik. Anda suka mencoba tantangan baru saat bercinta? Coba jenis lubrikan ini untuk membuat kegiatan bercinta lebih menarik.

Nah, tunggu apa lagi.. Pilihlah jenis kondom dan lubrikan yang sesuai dengan Anda dan pasangan. Segera hangatkan kehidupan seks Anda dengan mencoba hal-hal baru yang lebih bervariasi

Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: